banner 728x250

Suzuki Jimny 5-Pintu dari Importir Umum Bisa Servis di Bengkel Resmi

Suzuki Jimny 5-Pintu dari Importir Umum Bisa Servis di Bengkel Resmi
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini, beredar foto Suzuki Jimny 5-pintu seliweran di jalan raya di Jakarta. Diduga SUV tersebut masuk ke Indonesia melalui importir umum.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek (APM) Suzuki di Indonesia, masih belum meluncurkannya secara resmi.

banner 325x300

Baca juga: Viral, Foto Suzuki Jimny 5-Pintu Lagi Seliweran di Jalanan Jakarta

Perbedaan mobil yang masuk melalui APM dan importir umum adalah purna jualnya. Importir umum tidak memberikan garansi seperti yang diberikan oleh APM. Soal perawatan, APM juga memiliki jaringan bengkel resmi.

Suzuki Jimny 5-pintu tertangkap kamera sedang melaju di jalan raya di Jakarta yang diyakini masuk ke Indonesia melalui importir umumDok. @fikrialifansyah Suzuki Jimny 5-pintu tertangkap kamera sedang melaju di jalan raya di Jakarta yang diyakini masuk ke Indonesia melalui importir umum

Lalu, bagaimana nasib Jimny 5-pintu yang masuk melalui importir umum? Hariadi, Asst. to Dept. Head Service PT SIS, mengatakan, sepanjang servis ringan, bengkel resmi Suzuki masih bisa menanganinya.

“Secara data bisa direkam di bengkel resmi, tapi historinya tidak terlacak, karena bukan kita yang jual. Sebab, mobil-mobil dari importir umum tidak bisa mengikuti garansi resmi kita. Hanya garansi dari importir umum,” ujar Hariadi, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Sinyal Suzuki Jimny 5-Pintu Akan Meluncur di Indonesia

Suzuki Jimny 5-DoorsDoc Carscoops Suzuki Jimny 5-Doors

“Histori awal dari mulai penjualannya ya. Kalau konsumen itu servis rutin di bengkel yang sama, tetap bisa terlacak histori servisnya,” kata Hariadi.

Jadi, meskipun didatangkan oleh importir umum, tapi kalau sedari awal diservis di bengkel resmi Suzuki, maka Jimny 5-pintu tetap bisa terekam histori servisnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250