banner 728x250

Menapak Musim Balap MotoGP 2024, Tim Asuhan Valentino Rossi Pakai Nama Baru dan Terkuak Siapa Rider Kedua

Menapak Musim Balap MotoGP 2024, Tim Asuhan Valentino Rossi Pakai Nama Baru dan Terkuak Siapa Rider Kedua
banner 120x600
banner 468x60

FokusFakta.com – Tim balap Mooney VR46 yang dikomandani pembalap legendaris Valentino Rossi baru saja selesai melakukan pengujian tunggangan sebagai persiapan masuk ke musim balap MotoGP 2024.

Melanjutkan pengumuman resmi PT Pertamina Lubricants tentang sponsorship Pertamina Enduro, nama lengkap tim ini untuk musim 2024-2026 adalah Pertamina Enduro VR46 Racing Team.

banner 325x300

Dalam acara Nonton Bareng Pertamina Lubricants MotoGP Valencia 2023, Asmirandi Noor Hudha, Brand Communication Manager PT Pertamina Lubricants hanya mengungkapkan nama rider pertama, yaitu Marco Bezzecchi.

“Satu lagi silakan ditebak, kira-kira siapa pembalap tampan di MotoGP yang wajahnya bisa merepresentasikan Pertamina Enduro,” ungkapnya akhir pekan lalu.

Terkuak kini, pemilik wajah tampan yang merepresentasikan Pertamina Enduro dengan tagline “Pertamina Enduro, No Problemo” adalah Fabio Di Giannantonio.

Yup, inilah debutnya bersama tim asal Tavullia, Italia yang diasuh langsung oleh Valentino Rossi, juara dunia MotoGP tujuh kali, pembalap touring, pereli, dengan kesibukan olah raga otomotif terbaru di Le Mans Prototypes (LMP2).

Dikutip dari rilis resmi tim Mooney VR46 sebagaimana diterima Suara.com, pada Selasa (28/11/2023), tim VR46 mengadakan uji coba di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Kedua rider, yaitu Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio menjalani hari pertama menuggang andalan mereka untuk musim 2024, yaitu Ducati Desmosedici GP23.

Inilah momentum debut Fabio Di Giannantonio yang memiliki sapaan akrab Diggia berada di tim Mooney VR46, dan serunya, kedua pembalap dari tim Valentino Rossi ini mengakhiri hari pertama pengujian Ducati Desmosedici GP23 dengan posisi Top 10.

Sukses meraih medali perunggu atau podium ketiga di klasemen rider MotoGP 2023, Marco Bezzecchi melajukan tunggangannya untuk tahun depan ini dengan seru. Ia meraih finish terbaiknya di P3 (1,29.346) dan selisih hanya 93 per seribu dari Maverick Vinales yang membukukan perolehan 1,29.253. Sedangkan Diggia berada di posisi P7, serta mengantongi catatan waktu terbaik 1,29.662,

Luca Marini (kiri) dan Marco Bezzecchi berduet di Aramco racing VR46 Ducati di MotoGP 2022 (MotoGP)
Luca Marini (kiri) dan Marco Bezzecchi berduet di Aramco racing VR46 Ducati di MotoGP 2022 (MotoGP)

Dalam sesi pengujian itu pula, Fabio Di Giannantonio sekaligus bertukarpikiran kali pertama dengan para staf teknis yang mengurusi kebutuhan balapan kedua rider.

“Ini pengetesan seru, cukup senang menggeber GP23 yang kencang. Akan tetapi tentu saja memiliki beberapa perbedaan dengan GP22. Karakternya cepat, titik berkendara tidak sama dibandingkan GP22. Kami harus memperbaiki setting dan memperhatikan beberapa aspek gaya saya mengemudi, seperti saat masuk ke tikungan dengan rem dan sentuhan gas,” papar Marco Bezzecchi.

“Saya harus membiasakan diri, akan tetapi puas. Dan sesudah ini tibalah saat liburan! Ini memang waktu yang pantas diterima oleh kami seluruh anggota tim. Bersama VR46, saya dan seluruh anggota tim kami sudah melakukan pekerjaan luar biasa pada 2023,” tandasnya.

Benar yang disebutkan Marco Bezzecchi, bahwa setelah kerja keras tanpa henti sepanjang musim MotoGP 2023 bakal tiba saatnya untuk berlibur, atau dalam bahasa kekinian disebut sebagai healing-healing. Healing yang artinya mengembalikan semangat dan tenaga setelah bekerja atau bertugas, sebagai suatu self-reward. Memberikan apresiasi terhadap hal berguna yang sudah dilakukan penuh kesungguhan.

Pembalap Gresini Racing Fabio Di Giannantonio (Diggia). ANTARA/HO-Gresini Racing
Fabio Di Giannantonio (Diggia) [ANTARA/HO-Gresini Racing]

Sedangkan Fabio Di Giannantonio menyatakan proses pengenalan dengan tim Mooney VR46 berjalan penuh semangat.

“Mereka memperlakukan saya penuh kehangatan, layaknya mengurus anak kecil di satu sisi, namun di sisi lain sangat profesional. Saya merasa nyaman dan berusaha melakukannya dengan baik untuk membuat mereka bangga,” ungkap Diggia.

Kecepatan berbaur dengan para kru karena didasari rasa nyaman itu menurut Diggia melakukan uji coba tanpa kendala, dipenuhi semangat positif.

“Saya berhasil menggeber tunggangan dengan kencang, kedua ban bisa berfungsi maksimal serta membuat sebuah kemajuan. Dari segi teknis, GP23 berbeda, akan tetapi ada yang terasa mirip dengan GP22. Kami memerlukan waktu untuk membuatnya menjadi sempurna hingga mencapai kecepatan di batas paling atas,” lanjutnya.

Senada Marco Bezzecchi yang bakal healing-healing, usai menuntaskan porsi uji coba Diggia juga akan melakukan hal serupa, yaitu mengambil liburan akhir tahun.

“Jadi setelah uji coba ini kami bisa berlibur dengan penuh senyuman,” tukas Fabio Di Giannantonio.

Memang demikian adanya, saatnya seluruh kru VR46 memulihkan tenaga dan istirahat menjelang 2024. Jadwal resmi berikutnya, Mooney VR46 Racing Team akan ikut dalam tes MotoGP pertama di Sepang (6-8/1/2024). Di saat itu pula, per 1 Januari nama tim akan menjadi Pertamina Enduro VR46 Racing Team.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250