banner 728x250

TKDN Motor Listrik Honda EM1 e: Sudah Tembus 40 Persen

TKDN Motor Listrik Honda EM1 e: Sudah Tembus 40 Persen
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Motor listrik Honda EM1 e: akhirnya memiliki sertifikat TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Dengan meluncurnya sertifikat TKDN tersebut, artinya motor listrik Honda EM1 e: berhak memperoleh subsidi sebesar Rp 7 juta dari pemerintah.

banner 325x300

Seperti diketahui, untuk mendapatkan potongan harga Rp 7 juta, motor listrik harus memenuhi TKDN minimal 40 persen.

Baca juga: Viral, Foto Suzuki Jimny 5-Pintu Lagi Seliweran di Jalanan Jakarta

Situs P3DN Kemenperin telah menampilkan TKDN motor listrik Honda EM1 e:Screenshot situs Kemenperin Situs P3DN Kemenperin telah menampilkan TKDN motor listrik Honda EM1 e:

Dilansir dari laman resmi Kemenperin, dua tipe motor listrik Honda, yaitu Honda EM1 e: Plus dan EM1 e: diketahui telah memiliki nilai TKDN masing-masing 40,53 persen dan 40,56 persen.

Menanggapi kemunculan sertifikat TKDN ini, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Octavianus Dwi Putro, mengatakan, pihaknya memang telah mengajukan proses untuk mendapatkan sertifikat TKDN.

“Iya betul informasi tersebut,” ujar Octa kepada Kompas.com, Jumat (8/12/2023).

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Skutik Baru Tidak Dibekali Kick Starter

Sejauh ini informasi mengenai harga masih mengacu pada pernyataan AHM yang diumumkan pertama kali saat GIIAS 2023, di mana motor listrik mau dijual di kisaran Rp 40 juta hingga Rp 45 juta.

Setelah dipotong subsidi, maka diperkirakan motor listrik Honda bakal dijual di rentang harga Rp 33 juta hingga Rp 38 juta.

Namun demikian, kepastian harga Honda EM1 e: masih harus menunggu kemunculannya di situs Sisapira atau Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua, yang menjadi basis penyaluran subsidi motor listrik.

“Kami segera proses di sistem Sisapira. Bisa menjadi acuan nantinya,” kata Octa.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250