banner 728x250

Setelah Dibanggakan Anies Saat Debat Capres Perdana, Aplikasi JAKI Malah Kena Retas

Setelah Dibanggakan Anies Saat Debat Capres Perdana, Aplikasi JAKI Malah Kena Retas
banner 120x600
banner 468x60

FokusFakta.com – Aplikasi super alias superapps yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jakarta Kini (JAKI) diretas atau kena hack oleh peretas tak dikenal. Hal ini berlangsung saat acara debat calon presiden (capres) berlangsung di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (12/12/2023).

Dalam debat itu, calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan sempat menyinggung penggunaan JAKI di Jakarta yang sangat membantu warga. Aplikasi itu diketahui, dirilis di era kepemimpinannya saat jadi Gubernur DKI.

banner 325x300

“Keberadaan aplikasi ini membuat semua masalah pelayanan publik ada ukurannya,” ucap Anies.

Tak lama setelah pernyataan Anies itu, beredar tangkapan layar soal aplikasi JAKI yang diretas. Terlihat dalam fitur unggahan di aplikasi itu terdapat foto dengan keterangan pengakuan seorang peretas telah meretas aplikasi JAKI.

“Halo Warga Jakarta selamat malam!!! Barusan JAKI dimentuin di debat Pilpres nih, wah sorry to say, but aplikasi jnj tampaknya tidak terlalu diurus kenyataannya dari segi teknologi,” demikian keterangan peretas.

Ia menyebut keamanan siber JAKI diurus asal-asalan dan banyak fitur yang tak berfungsi. Bahkan, banyak tampilan yang hanya sekadar template yang tidak bisa digunakan masyarakat.

“Hampir seluruh Jakarta menggunakan aplikasi ini dengan semua izin yang di-allow di perangkatnya dan i admit it, aplikasi ini keren tapi belum cukup layak disebut terobosan teknologi jika ada cacat di sisi keamanan datanya yang mengancam privasi seluruh penggunaannya,” katanya.

Aplikasi JAKI kena retas. [Tangkapan layar]
Aplikasi JAKI kena retas. [Tangkapan layar]

Sebelumnya, Anies sempat menjelaskan pelayanan publik yang masih menjadi persoalan berulang kali. Menurutnya, pelayanan publik mesti diutamakan untuk kaum yang membutuhkan seperti ibu hamil, penyandang disabilitas hingga anak-anak.

Ia mengemukakan, pelayanannya akan dibuat secara transparan dan terukur. Dia menuturkan, hal itu tak ada hal yang baru.

“Prioritaskan pada pelayanan mereka yang rentan, satu penyandang disabilitas, dua perempuan terutama ibu hamil, ketiga anak-anak dan lansia itu prioritas,” kata Anies dalam debat perdana capres.

Lebih lanjut, ia menuturkan bakal membuat pelayanan yang mirip dengan aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Dia mencontohkan hal itu terkait dengan bila ada pohon yang tumbang dan bagaimana cara penanganannya.

“Jadi, kalau disebut masalah itu pasti sudah terjadi sebelumnya, pasti sudah berulang. Lalu, apa yang dikerjakan, kami buat dulu pernah di Jakarta yang namanya JAKI, adalah sebuah super apps yang semua layanannya ada ukurannya,” kata Anies.

Dia menyebut contoh lagi seperti misalnya ada pengaduan pohon tumbang. Maka itu, kata dia, selanjutnya berikan jajarannya untuk membereskan persoalan itu.

“Contoh, bila lapor pohon tumbang, maka kami akan berikan arahan kepada jajaran berapa jam harus beres. ketika dikatakan ada laporan tentang peristiwa X maka berapa jam harus beres,” ujarnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250