banner 728x250

Musim Hujan, Jangan Coba Terabas Jalanan yang Banjir

Musim Hujan, Jangan Coba Terabas Jalanan yang Banjir
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi cuaca saat ini mulai masuk ke musim hujan. Banyak kondisi jalan yang tergenang air bahkan sampai banjir saat hujan turun dengan deras.

Kalau bertemu dengan jalanan yang tergenang air, sebenarnya jangan coba memaksa melewati jalan tersebut. Walau memang, ada saja keperluan yang kepepet atau jadi jalan satu-satunya.

banner 325x300

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, ada saja risiko pengendara kalau memaksa melewati jalanan banjir pakai motor.

Baca juga: Daftar Harga Motor Bebek per Desember 2023

Banjir setinggi 30 sentimeter hingga 1 meter merendam 8 RW di Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Jumat (1/12/2023) Banjir tersebut akibat luapa sungai Citarum yang tak jauh dari pemukiman wargaKOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Banjir setinggi 30 sentimeter hingga 1 meter merendam 8 RW di Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Jumat (1/12/2023) Banjir tersebut akibat luapa sungai Citarum yang tak jauh dari pemukiman warga

“Risiko melewati jalan banjir cukup tinggi, berpotensi mogok di tengah banjir atau masuk ke dalam lubang yang ada di jalan,” kata Agus kepada Kompas.com, belum lama ini.

Soal mogok, banyak kemungkinan air masuk ke ruang mesin, seperti dari knalpot dan juga lubang udara. Kalau air sudah masuk, mesin bisa rusak karena kemasukan benda asing, selain udara dan bensin.

Baca juga: Akhir Tahun, Diskon Kia Sonet Sentuh Rp 45 Jutaan

Kemudian buat lubang, saat jalanan banjir tentu jadi tidak terlihat, dalamnya juga tidak ketahuan. Biasanya, kalau sudah terjebak, pengendara bisa jatuh dan melukai diri sendiri.

“Potensi luka pasti ada mas, jadi memang sebaiknya jangan memaksakan,” kata Agus.

Jadi lebih baik lagi buat mencari jalan alternatif kalau misalnya tidak mau melewati jalanan banjir. Sabar saja, jangan menerabas sebelum tau konsekuensinya apa.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250