banner 728x250
Index  

Move On! 5 Hal yang Harus Dilakukan saat Mantan Memiliki Pacar Baru

Move On! 5 Hal yang Harus Dilakukan saat Mantan Memiliki Pacar Baru
banner 120x600
banner 468x60

Ketika mantan kamu memiliki pacar baru, mungkin kamu akan merasa sedih dan harus menerima kenyataan bahwa hubungan kalian tidak akan kembali. Bahkan, rasa terluka yang mungkin disertai sedikit rasa cemburu masih ada, sehingga menciptakan kebimbangan emosional yang sulit dihadapi. Tak jarang pula kamu akan merasa tidak tahu harus bagaimana dan melakukan apa.

Dengan mengakui dan menerima perasaan tersebut, kamu bisa memulai langkah-langkah untuk menyembuhkan diri dan meresapi proses pemulihan dengan lebih baik. Kira-kira kamu harus bagaimana jika sang mantan memiliki pacar baru? Yuk, simak berikut ini agar hidup kamu menjadi lebih baik.

banner 325x300

BACA JUGA: Panduan Lengkap: Langkah demi Langkah untuk Mendapatkan Alis Sempurna

1. Terima dan atasi emosi kamu

ilustrasi sedang sedih (Gadiel Lazcano/unsplash.com)
ilustrasi sedang sedih (Gadiel Lazcano/unsplash.com)

Ketika kamu mengalami situasi seperti itu untuk pertama kalinya, pasti kamu akan sulit untuk menanggulangi perasaan yang muncul. Perasaan sedih, terluka, atau marah, adalah respons yang akan muncul saat melihat mantan memiliki pacar baru. Namun, emosi negatif tidak selalu menjadi sesuatu yang buruk.

Merasakan emosi negatif yang kamu rasakan merupakan proses pemulihan dan kamu tidak bisa menghindarinya. Bahkan, menghadapi dan menerima emosi tersebut dapat membantu kamu untuk bergerak maju dan melepaskan diri dari situasi yang menyakitkan. 

Dengan menerima dan menikmati rasa sakit, kamu justru memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Seiring berjalannya waktu, kamu menuju kesembuhan dan kedamaian pikiran sehingga bisa menerima situasi apapun, bahkan melihat sang mantan bersama pacar barunya.

2. Putuskan hubungan dari media sosial

ilustrasi media sosial (Christian Wiediger/unsplash.com)
ilustrasi media sosial (Christian Wiediger/unsplash.com)

Memutus hubungan di media sosial menjadi langkah penting untuk kamu lakukan agar hidupmu lebih tenang. Jangan menghabiskan waktu terlalu lama di depan ponsel untuk melihat postiangan sang mantan bersama pacar barunya karena akan menghambat proses penyembuhan kamu.

Cobalah untuk mengambil jeda dari media sosial selama beberapa hari dan fokuslah pada diri sendiri. Berilah kesempatan untuk merenung dan menilai perasaan kamu secara lebih mendalam. Dengan menghindari aktivitas mantan di media sosial, kamu bisa menciptakan ruang untuk pemulihan dan introspeksi yang diperlukan. Bahkan, kamu bisa memblokir mantan kamu jika itu yang terbaik untuk hidup kamu. 

3. Jangan menyimpan dendam pada pacar barunya

ilustrasi dua wanita (negar nikkhah/unsplash.com)
ilustrasi dua wanita (negar nikkhah/unsplash.com)

Jangan menaruh dendam atau marah pada pacar baru sang mantan. Meskipun mantan kamu menjadi sumber rasa sakit, mengarahkan kemarahan kepada pacar baru mereka bukanlah hal yang baik. Penting untuk memahami bahwa mantan adalah orang yang telah meninggalkan kamu, dan walaupun mungkin menyakitkan, melibatkan pacar barunya tidak membuat mereka menjadi pihak yang bersalah.

Jangan menyalahkan pacar barunya sebagai perusak hubungan. Alihkan fokus dari emosi tersebut dan evaluasi perasaan kamu. Jangan buang energimu untuk sesuatu yang tidak penting. Lebih baik, kamu fokus menyembuhkan diri sendiri dan buktikan bahwa hidup kamu baik-bauk saja tanpa dia. 

4. Jangan buang waktu untuk memikirkan kesempatan kedua

ilustrasi pasangan (Eric Ward/unsplash.com)
ilustrasi pasangan (Eric Ward/unsplash.com)

Mantan minta balikan? Mungkin mantan kamu akan meminta kesempatan kedua, tetapi kamu tidak perlu menghabiskan waktu berpikir terlalu banyak tentang hal itu. Jika dia telah bersama orang baru, itu dapat diartikan bahwa perasaannya terhadap kamu tidak sebanding dengan yang seharusnya kamu terima.

Memberi kesempatan kedua kepada mantan hampir sama dengan memberinya peluang untuk menyakiti kamu lagi. Hal ini dapat menyebabkan luka di hati kamu, dan ketika itu terjadi, satu-satunya yang dapat disalahkan adalah diri sendiri. 

Menerima kembali mantan berarti memberinya akses kembali ke dalam hidup kamu dan tentunya kamu akan menjadi satu-satunya yang menanggung konsekuensi dari patah hati yang mungkin terjadi lagi. Sebaiknya, fokuslah pada pemulihan tanpa harus terjebak kembali dalam dinamika yang mungkin telah berulang sebelumnya.

BACA JUGA: Siapa Bilang Kaya Harus Banyak Uang? Kamu Punya 5 Hal Ini, Kamu Kaya!

5. Beri dirimu waktu untuk sembuh dan melepaskan

ilustrasi sendirian (Ante Hamersmit/unsplash.com)
ilustrasi sendirian (Ante Hamersmit/unsplash.com)

Proses pemulihan yang kamu alami memang tidak akan berjalan dengan mudah dan tentu saja tidak akan berlangsung dalam waktu singkat. Mungkin proses penyembuhan akan memakan waktu lebih lama dari yang kamu perkirakan. Namun, yang terpenting adalah memberi waktu untuk sembuh sepenuhnya sebelum memutuskan untuk melanjutkan ke tahap hubungan baru.

Ingat, jangan tergesa-gesa dan berikan waktu bagi luka kamu untuk sembuh. Susunlah kembali kepingan-kepingan yang hancur. Suatu hari nanti, kamu akan menyadari bahwa waktu adalah teman terbaik dalam penyembuhan. 

Ketika mantan memiliki pacar baru, langkah pertama yang harus diambil adalah memberi ruang pada diri sendiri untuk merasakan dan memproses berbagai emosi yang muncul. Kesedihan, kekecewaan, dan mungkin rasa cemburu pastinya ada. Selanjutnya, fokus pada diri sendiri, prioritaskan kesehatan mental dan emosional kamu, dan berikan waktu yang diperlukan untuk memulihkan diri. 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250