banner 728x250

Kendaraan yang Boleh Dimodifikasi Sesuai Aturan Kustomisasi

Kendaraan yang Boleh Dimodifikasi Sesuai Aturan Kustomisasi
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementrian Perhubungan resmi mengeluarkan Peraturan Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 45 Tahun 2023 tentang Kustomisasi Kendaraan.

Adanya peraturan tersebut, maka kendaraan roda dua dan roda empat yang telah melakukan modifikasi mendapatkan legalitas untuk di jalan raya, asalkan masih sesuai pada aturan berlaku.

banner 325x300

Permenhub Nomor 45 Tahun 2023 ini ditetapkan di Jakarta pada 20 September 2023, serta ditandatangani oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, khususnya pada Bab II Pasal 2.

Baca juga: Kredit Hyundai Stargazer Bisa DP mulai Rp 5 Juta

Modifikasi Honda CB150X ala Big Bike Amerika KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Modifikasi Honda CB150X ala Big Bike Amerika

Dalam aturan tersebut tertulis bahwa setiap kendaraan bermotor yang telah dilakukan registrasi dan identifikasi dapat dilakukan kustomisasi.

Selanjutnya, pada Pasal 2 Nomor 2 dijelaskan bahwa registrasi dan identifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuktikan dengan buku pemilik kendaraan bermotor dan surat tanda nomor kendaraan bermotor yang masih laku.

Pada Pasal 2 Nomor 3, terhadap kendaraan bermotor wajib uji berkala selain dibuktikan dengan registrasi dan identifikasi sebagaimana dijelaskan pada ayat (2) juga harus dilengkapi dengan salinan kartu induk dan/atau kartu uji dari unit pelaksanaan uji berkala.

Baca juga: IKM Otomotif Sudah Mulai Persiapan Menuju Era Kendaraan Listrik

Honda memajang Brio versi modifikasi yang merupakan desain terpilih dari gelaran Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) #4 di GJAW 2023.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Honda memajang Brio versi modifikasi yang merupakan desain terpilih dari gelaran Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) #4 di GJAW 2023.

Selanjutnya, Pasal 3 Nomor 1, disebutkan bahwa kustomisasi kendaraan bermotor berlaku untuk sepeda motor, mobil penumpang, dan mobil barang.

Untuk sepeda motor, mengacu pada Pasal 3 Nomor 2, kustomisasi boleh dilakukan sesuai peruntukannya atau diubah fungsinya dalam bentuk lain, misal sebagai mobilitas penyandang disabilitas.

Sementara mobil, tertulis pada Pasal 3 Nomor 3, kustomisasi hanya boleh dilakukan sesuai peruntukan mobil. Adapun untuk mobil barang yang diperbolehkan untuk kustomisasi, merupakan mobil barang dengan JBB tidak lebih dari 5.500 kilogram.

Untuk mobil barang, tertera pada Pasal 3 Nomor 4 dan 5, di mana hanya dapat dilakukan bagi mobil barang bak muatan terbuka maupun bak muatan tertutup untuk menjadi mobil campervan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250