banner 728x250

Membuat Replika Jadi Solusi Tepat bagi Pencinta Mobil Klasik

Membuat Replika Jadi Solusi Tepat bagi Pencinta Mobil Klasik
banner 120x600
banner 468x60

SEMARANG, KOMPAS.com– Tren kustomisasi kendaraan terus berkembang dan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Banyak tren kustom yang populer, salah satunya membuat replika mobil lawas dengan menggunakan materi mobil baru seperti yang dilakukan Yudi Motor Sport (Yumos) Garage.

banner 325x300

Wahyu Pamungkas (Yudi), pemilik Yumos Garage mengatakan, mereka berinovasi melakukan modifikasi mobil keluaran terbaru menjadi klasik.

Baca juga: Daftar Kerusakan yang Bisa Terjadi pada Mobil Penggerak Roda Depan

Bengkel spesialis restorasi VW Yumos garage yang ada di Semarang.KOMPAS.com/ SELMA AULIA Bengkel spesialis restorasi VW Yumos garage yang ada di Semarang.

“Siapa yang tidak mau memiliki mobil klasik tapi kondisinya sehat, bisa dibawa ke mana-mana setiap saat? Maka dari itu kami memberikan solusi penyilangan antara mobil baru dengan klasik,” ucap Yudi kepada Kompas.com, Senin (27/11/2023).

Sebagai informasi, Yumos melakukan proses kustomisasi dengan membuat bodi tiruan menyerupai bentuk aslinya. Nantinya akan dipasangkan pada sasis dan mesin baru yang sudah disediakan.

Baca juga: Mau Beli MINI Cooper Seken, Coba Periksa Bagian Ini

Bengkel spesialis restorasi VW Yumos garage yang ada di Semarang.KOMPAS.com/ SELMA AULIA Bengkel spesialis restorasi VW Yumos garage yang ada di Semarang.

“Akan menjadi sangat nyaman mengendarai mobil klasik dengan mesin baru, ini menjadi nilai tambah bagi pencintanya,” ucapannya.

Hal serupa juga dikatakan Kevin, Pengawas Lapangan Yumos Garage. Menurutnya, alasan pelanggan yang kesini berharap memiliki mobil klasik dengan mesin nyaman.

“Rata-rata konsumen yang ingin pesan di sini yang ingin tampilannya mobil klasik tapi mesinnya enak,” ucap Kevin.

Baca juga: Transjakarta Tambah 22 Unit Bus Listrik Baru, Bisa Fast Charging

Kevin menjelaskan, selain memiliki tampilan yang menawan, ketika digunakan harian kendaraan tidak akan mengalami masalah dan lebih irit bahan bakar karena menggunakan mesin mobil baru.

Selain itu, saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya mengeluarkan peraturan mengenai kustomisasi motor atau mobil.

Aturan tersebut adalah Peraturan Menteri Perhubungan (Perhub) Nomor PM 45 Tahun 2023 tentang Kustomisasi Kendaraan Bermotor. Sehingga, penggemar kustomisasi memiliki landasan hukum yang jelas untuk melakukan aktivitas tersebut.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250