banner 728x250

Penjualan Mobil Listrik Thailand Melesat, Insentif Cukup Deras

Penjualan Mobil Listrik Thailand Melesat, Insentif Cukup Deras
banner 120x600
banner 468x60

BANGKOK, KOMPAS.com – Sejumlah negara mengupayakan percepatan ekosistem kendaraan listrik (EV) untuk mencapai target penurunan emisi. Tidak hanya di Indonesia, era elektrifikasi mulai terasa juga di Thailand.

Pada pameran Thailand International Motor Expo 2023 misalnya, beragan merek mobil listrik baru cukup banyak melakukan penetrasi penjualan.

banner 325x300

Sebut saja, Aion, BYD, Changan, GWM, Neta, Pocco, hingga SAIC Motor pemilik merek MG yang sudah beroperasi sejak 2014.

Baca juga: Ini Perbedaan Mobil FWD dan RWD Saat Oversteer

Roadster listrik MG Cyberster meluncur di Thailand International Motor Expo 2023KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Roadster listrik MG Cyberster meluncur di Thailand International Motor Expo 2023

Supakij Visedpaitoon, Public Relation Senior Specialist MG Sales (Thailand), mengatakan, bahwa penjualan mobil listrik di Thailand mulai mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun ini.

“EV (dari merek MG) saat ini sebenarnya menjadi 50:50 tahun ini. Padahal tahun lalu EV hanya 20 persen,” ujar Supakij yang akrab disapa Kris, di Bangkok (29/11/2023).

“Tahun ini lebih banyak EV (ketimbang hybrid) karena ada subsidi dari pemerintah. EV 70-80 persen khusus untuk EV, sisanya hybrid. Saya tidak menggabungkan hybrid ke EV, karena hybrid masih ICE,” kata dia.

Baca juga: Daihatsu Lagi Menyiapkan Pesaing Suzuki Jimny

BYD jadi salah satu merek mobil listrik yang meramaikan Thailand International Motor Expo 2023KOMPAS.com/DIO DANANJAYA BYD jadi salah satu merek mobil listrik yang meramaikan Thailand International Motor Expo 2023

Untuk diketahui, pemberian subsidi mobil listrik dari pemerintah Thailand masih bergulir dengan skema yang bervariasi.

Adapun untuk besaran subsidi berkisar 70.000 baht atau setara Rp 31 jutaan sampai 150.000 baht atau setara Rp 66 jutaan per unit, yang berakhir pada 31 Desember 2023.

“Jadi untuk EV, susbisidnya 150.000 baht (Rp 66 jutaan) dan ada paket tambahan lain seperti potongan pajak dari 8 persen ke 2 persen,” ucap Kris

“Jadi secara total ada potongan harga hingga 200.000 baht (Rp 88 jutaan) untuk harga retail. Misal harga mobilnya 1 juta baht (Rp 443 jutaan), ya jadi 800.000 baht (Rp 355 jutaan),” ujarnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250