banner 728x250

7 Relawan Ganjar Diduga Dianiaya TNI di Boyolali: Sponitas karena Ini

7 Relawan Ganjar Diduga Dianiaya TNI di Boyolali: Sponitas karena Ini
banner 120x600
banner 468x60

FokusFakta.com – Tujuh orang relawan Ganjar-Mahfud menjadi korban penganiyaan yang dilakukan anggota TNI di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (30/12/2023).

Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi lewat keterangannya mengkonfirmasi kejadian tersebut.

banner 325x300

“Memang benar bahwa sekira pukul 11.00 WIB (Sabtu, 30/12/2023) di Depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/SBH, Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali telah terjadi tindakan main hakim sendiri yang diduga melibatkan beberapa oknum prajurit Kompi Senapan B, Yonif 408/SBH terhadap masyarakat yang sedang melintas,” kata Kristomei lewat keterangannya, Sabtu (30/12/2023).

Akibat kejadian itu, tujuh orang mengalami luka-luka.

Para korban adalah Slamet Andono (26) Arif Diva (20), Jaya Iqbal (22), Dimas Irfandi (22), Yanuar (22), Parjono (51), dan Lukman (19).

Informasi sementara, peristiwa itu disebut terjadi secara spontanitas.

Paslon Capres-Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD di di Djakarta Theater, Jakarta Sabtu (30/12/2023).[FokusFakta.com/Yaumal Asri]
Paslon Capres-Cawapres Ganjar Pranowo – Mahfud MD di di Djakarta Theater, Jakarta Sabtu (30/12/2023).[FokusFakta.com/Yaumal Asri]

“Bahwa peristiwa tersebut terjadi secara spontanitas karena kesalahpahaman antara kedua belah pihak,” ujarnya.

“Bermula sekira pukul 11.00 WIB beberapa anggota Kompi B yang sedang bermain bola voli, tiba-tiba mendengar suara bising rombongan sepeda motor knalpot brong yang digeber gasnya oleh pengendaranya saat melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali,” sambungnya.

Anggota TNI yang bermain voli langsung keluar untuk menegur, hingga terjadi adu mulut antara kedua belah pihak.

“Dan berujung terjadinya tindak penganiayaan oleh oknum anggota,” ujar Kristomei.

Saat ini, pross penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui secara pasti peristiwa penganiayan tersebut.

“TNI AD melalui Kodam IV/Diponegoro masih melakukan penyelidikan dan pendalaman,” jelas Kristomei.

Respons TPN Ganjar-Mahfud

Sebelumnya, kejadian tersebut diungkap Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis.

“Konon katanya mendapat luka-luka akibat penganiayaan yang dilakukan oleh oknum TNI,” kata Todung.

Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis. (FokusFakta.com/Yaumal)
Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis. (FokusFakta.com/Yaumal)

Dia menyesalkan kejadian tersebut, dan memastikan akan mengambil tindakan hukum.

“Itu tidak bisa kami terima, dan kami akan memproses ini secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kepada Panglima TNI, Todung meminta agar mengambil tindakan tegas.

“Kalau itu benar kami ingin minta ke Panglima TNI ambil tindakan tegas. Dan mempertanggungjawabkan secara hukum mereka yang melakukan tindakan kekerasan ini,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250