banner 728x250
Index  

BBKSDA Sumut Lepaskan Seekor Orang Utan ke Suaka Margasatwa Siranggas

BBKSDA Sumut Lepaskan Seekor Orang Utan ke Suaka Margasatwa Siranggas
banner 120x600
banner 468x60

SuaraSumut.id – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melepasliarkan seekor Orang Utan Sumatera (Pongo Abelii) bernama Rongring ke dalam kawasan Suaka Margasatwa Siranggas, Kabupaten Pakpak Bharat.

Kepala BBKSDA Sumut, Rudianto Saragih mengatakan, pemilihan Suaka Margasatwa Siranggas sebagai rumah baru bagi Rongring karena areal tersebut merupakan habitat alami bagi Orang Utan Sumatera dan telah dilakukan survei kelayakan BBKSDA YOSL-OIC, Tahukah, dan YEL.

banner 325x300

Setelah dilakukan pengamatan kondisi fisik, perilaku, kesehatan, dan kemampuan untuk bertahan hidup, kata dia, Rongring dinyatakan layak untuk dilepasliarkan, maka dilakukan persiapan pelepasliaran ke Suaka Margasatwa Sitanggas.

Rongring yang dalam kondisi baik dan aktif di kandang, diangkut dari PKRO Batumbelin, Sibolangit, Deli Serdang, Rabu (27/12) menuju Kota Sidikalang.

“Setibanya di lokasi, pemeriksaan kesehatan dan fisik terakhir kembali dilakukan untuk memastikannya siap dilepasliarkan. Setelah dinyatakan layak, Rongring dilepaskan ke buffer zone mengarah ke kawasan Suaka Margasatwa Siranggas,” katanya, Sabtu (30/12/2023).

Rongring merupakan orang utan berjenis kelamin betina dengan berat badan 33,34 kilogram serta umur diperkirakan menjelang 30 tahun. Sebelumnya diselamatkan karena menjadi korban interaksi negatif manusia dengan satwa liar di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Sebelum dilepasliarkan, Rongring telah menjalani perawatan serta rehabilitasi di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orang utan (PKRO) Batu Mbelin, Sibolangit.

Saat diselamatkan dan dibawa ke PKRO pada 1 Mei 2023, Rongring dalam keadaan memprihatinkan dengan berat tubuh hanya 21,36 kilogram, ruas jari telunjuk kiri patah, perototan sangat tipis, rambut kusam, turgor kulit lengket, dan kulit kering.

Kondisinya mengalami gizi buruk karena ditemukan banyak cacing dewasa dan ditemukan peluru senapan angin sebanyak 4 buah pada tangan kanan dan kaki kanan.

Kondisi ini menyebabkan Rongring harus dilakukan perawatan secara intensif di PKRRO sebelum dilepasliarkan. (Antara)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250