banner 728x250

Alasan Subaru Belum Mau Jualan Mobil Listrik

Alasan Subaru Belum Mau Jualan Mobil Listrik
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia saat ini semakin pesat, menyusul dengan banyaknya program akselerasi yang dilakukan pemerintah seperti insentif, pembangunan infrastruktur dan lain sebagainya.

Maka dari itu, tak heran jika banyak merek mobil yang mulai memperkenalkan produk elektrifikasi di Tanah Air. Mulai dari hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) hingga mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV).

banner 325x300

Namun ditengah gempuran elektrifikasi, salah satu produsen asal Jepang Subaru tampaknya masih menjual produk-produk yang berfokus pada mobil konvensional alias mesin bensin.

Baca juga: Enea Bastianini Tertarik Bergabung dengan KTM

Arie Christopher, Chief Executive Officer Subaru Indonesia, mengatakan, ada beberapa hal yang membuat pihaknya belum mengenalkan kendaraan listrik untuk pasar Indonesia.

“Bagi kami, ketika meluncurkan line up tidak hanya listrik tetapi juga Internal Combustion Engine (ICE), kami harus benar-benar yakni bahwa produk tersebut sesuai dengan brand positioning Subaru di Indonesia,” ucap Arie, saat ditemui Kompas.com di Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2023).

Subaru Forester HybridDoc Carscoops Subaru Forester Hybrid

Selain itu, menurut Arie, yang tak kalah penting adalah bagaimana produk tersebut bisa diterima baik oleh masyarakat Indonesia.

“Karena itu, buat kami framing adalah hal yang paling penting sebelum memasukkan tipe tertentu ke Indonesia. Kami tidak mau memasukkan mobil tapi tidak sesuai, terus di setop. Jadi saat kita masukan satu tipe mobil ke Indonesia itu akan terus berada di market Indonesia,” kata Arie.

Baca juga: Subaru Belum Punya Rencana Bikin Pabrik di Indonesia

Sebagai informasi, saat ini Subaru memiliki lima model kendaraan yang dijual di Indonesia, mulai dari Subaru Forester, Crosstrek, BRZ, WRX hingga Outback. Semua kendaraan Subaru masih menggunakan mesin bensin, dan diimpor secara utuh langsung dari Jepang alias CBU.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250