banner 728x250

Beragam Alasan Orang Bikin Pelat Nomor Palsu di Tukang Pelat

Tukang Pelat Pinggir Jalan Juga Layani Bikin Pelat Nomor Dewa
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski pelat nomor kendaraan yang diperbolehkan hanya keluaran Polda setempat, nyatanya tetap banyak masyarakat yang bikin pelat nomor di jasa pembuatan pelat nomor pinggir jalan.

Puryono, pemilik Hidayah Motor, toko pembuatan pelat nomor di sentra otomotif kawasan Bkok M, Jakarta Selatan, menyebutkan, ada beberapa alasan orang tetap membuat pelat nomor buatan sendiri bukan asli Polda.

banner 325x300

Baca juga: Komunitas Toyota Wish Adakan Gathering Sambil Berbagi

Contoh pembuatan pelat mobil di salah satu toko di sentra otomotif Blok M, Jakarta SelatanKOMPAS.com/Gilang Contoh pembuatan pelat mobil di salah satu toko di sentra otomotif Blok M, Jakarta Selatan

“Biasanya karena pelat nomornya jatuh, baik itu motor atau mobil, hilang, atau tertabrak jadi penyok-penyok. Jadi biasanya karena kondisi,” ujar Puryono kepada Kompas.com, Senin (20/11/2023).

“Kemudian (pelat nomor buatan) dari Polda tidak terlalu rapih jadi diulang penataannya lebih presisi dan simetris. Karena kan partai banyak kalau Polda bikinnya. Jadi reparasi, kalau jatuh dan penyok bikin baru,” ujarnya.

Yanti, penjaga Pertiwi Motor yang juga buka usaha di lokasi sama, mengatakan, tak sedikit yang membuat “pelat palsu” karena lelah menunggu pelat dari Polda.

Baca juga: Rifat Sungkar Buka Peluang XForce Gantikan Xpander di Kejuaran Reli

Bengkel pembuat pelat nomor palsuKompas.com/Daafa Alhaqqy Bengkel pembuat pelat nomor palsu

“Biasanya mereka menunggu karena sudah mau jalan. Mobil baru perpanjang pelatnya atau pelatnya belum keluar sedangkan dia mau keluar kota,” ujar Yanti.

Yanti mengatakan biaya bikin pelat nomor mobil saat ini mulai dari Rp 300.000 tapi jadi lebih mahal jika pakai material lain dan tambahan aksesori lampu. Lama pembuatan hanya sekitar dua jam dan bisa ditunggu.

“Mulai dari Rp 300.000. Kalau tambah lampu-lampu dan aksesori lain maka harganya bisa sampai Rp 750.000. Karena itu kan beda dia,” kata Yanti.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250