banner 728x250

Video Mobil Ngebut Sambil Zig-zag di Jalan Tol, Berujung Kecelakaan

Video Mobil Ngebut Sambil Zig-zag di Jalan Tol, Berujung Kecelakaan
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Viral di media sosial video yang memperlihatkan mobil jenis sport utility vehicle (SUV) mengalami kecelakaan menabrak pembatas jalan tol karena hilang kendali.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @memomedsos, Minggu (11/2/2024), terlihat sopir SUV tersebut memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi saat melewati tol dalam kota, tepatnya di dekat gerbang tol Kuningan 1, Jakarta Selatan.

banner 325x300

Tak hanya memacu mobil dengan kecepatan tinggi, sopir mobil tersebut juga melakukan manuver agresif melewati pengguna jalan lain.

Baca juga: Berburu Mobil Klasik BMW E30, Harga Pasarannya Gelap

Selang beberapa detik kemudian, mobil berkelir silver itu hilang kendali dan menabrak pembatas tol. Pengemudi mobil tersebut juga sempat menabrak bus yang kala itu melintas di depannya.

“Hilang kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi, sebuah minibus menabrak pembatas jalan dan menabrak sebuah bus yang melaju dari arah yang sama,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, aksi kebut-kebutan sambil zig-zag sebenarnya hanya perlu menunggu waktu kecelakaan saja.

Menurut Sony, tak jarang pengemudi liar di jalan tol yang menjadikan mobil lain patokan atau tantangan untuk zig-zag.

“Ketika mobil ngebut apalagi sambil zig-zag, sama saja meningkatkan risiko kecelakaan. Kendaraan yang melaju dengan kencang sambil manuver lebih mudah kehilangan keseimbangan,” kata Sony, belum lama ini kepada Kompas.com.

Sony melanjutkan, semakin tinggi kecepatan kendaraan, maka semakin besar hilangnya keseimbangan akibat angin, slip stream, jalan bergelombang, suspensi dan sebagainya.

Baca juga: Ini Aksesori BMW E30 yang Paling Banyak Dicari

“Mengebut lurus saja berbahaya, apalagi zig-zag,” ucap Sony.

Sony mengatakan tidak semua pengemudi memiliki keterampilan mengelola kemudi atau mental yang benar saat melaju di kecepatan tinggi. Semua orang bisa, tapi belum tentu benar dan aman.

“Jangan kebanyakan gaya di jalan umum atau tol, itu tidak membuktikan apapun. Justru, tunjukan etika yang baik karena itu yang dilihat masyarakat,” kata Sony.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Link Original

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250