Ketua LSM PENJARA DPD Banten Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN , FOKUSFAKTA.COM— Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara Republik Indonesia (LSM PENJARA) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.

 

Imbauan tersebut disampaikan Ketua LSM PENJARA DPD Provinsi Banten, Andriyadi, sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan organisasi terhadap keselamatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Andriyadi mengatakan, masyarakat perlu memahami langkah-langkah dasar dalam melindungi diri dan keluarga apabila terjadi paparan abu vulkanik maupun gangguan kualitas udara akibat aktivitas gunung berapi.

 

Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi hal penting agar masyarakat tidak panik ketika menghadapi situasi darurat, namun tetap mampu mengambil langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun jangan mengabaikan potensi risiko yang ada. Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” ujar Andriyadi.

 

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat adalah mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara telah terdampak abu vulkanik.

 

Apabila masyarakat terpaksa melakukan aktivitas di luar rumah, penggunaan masker yang sesuai sangat dianjurkan untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan debu dan partikel abu.

 

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menutup pintu dan jendela rumah dengan rapat guna mengurangi masuknya debu ke dalam ruangan.

 

Andriyadi juga mengingatkan pentingnya memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

 

“Anak-anak, lansia dan warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan harus mendapatkan perhatian lebih. Jangan sampai terlambat mengambil tindakan apabila muncul keluhan kesehatan,” katanya.

 

Dalam melakukan pembersihan lingkungan, masyarakat juga diimbau untuk tidak menyapu abu dalam kondisi kering karena dapat menyebabkan partikel kembali beterbangan ke udara.

 

LSM PENJARA DPD Banten menyarankan agar proses pembersihan dilakukan secara hati-hati dengan metode yang dapat meminimalisir penyebaran debu.

 

Selain keselamatan manusia, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan hewan peliharaan dengan menempatkannya di tempat yang aman serta memastikan ketersediaan air bersih.

 

Bagi para pengguna kendaraan, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena kondisi jalan yang terkena abu dapat mengganggu jarak pandang dan berpotensi membuat permukaan jalan menjadi licin.

 

Andriyadi menegaskan, LSM PENJARA DPD Banten sebagai organisasi yang memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan kepentingan masyarakat, merasa perlu ikut menyampaikan edukasi kepada publik mengenai pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

 

“Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat. Kita harus saling mengingatkan, saling membantu dan mengikuti informasi resmi dari pihak yang berwenang,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan kepanikan.

 

Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait dalam menghadapi situasi bencana.

 

Melalui imbauan tersebut, LSM PENJARA DPD Provinsi Banten berharap kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana semakin meningkat.

 

“Keselamatan adalah kepentingan bersama. Mari kita tingkatkan kepedulian, kesiapsiagaan dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana,” pungkas Andriyadi. (RED)

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru