Tanggamus, Fokus Fakta.com – Kondisi jalan lintas Pertiwi di Pekon Suka Padang, Kecamatan Cukuh Balak, Lampung Tanggamus, yang memprihatinkan, memaksa Pemuda Pancasila (PP) Cukuh Balak untuk bertindak. Bersama APDESI, perwakilan kepala Pekon Suka Padang, dan masyarakat, mereka menggalang dana pada 21 November 2025 sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah yang dianggap ingkar janji.
Jalan yang merupakan aset kabupaten ini telah luput dari perhatian selama hampir 20 tahun. Ketua PP Cukuh Balak, Fadli, dengan nada kecewa mengatakan, “Slogan ‘Jalan Lurus’ yang sering digaungkan oleh Bupati, kini terasa seperti lelucon pahit bagi kami. Janji perbaikan jalan tak kunjung ditepati, sementara masyarakat terus menderita.”
Aksi penggalangan dana ini bukan hanya sekadar mencari dana, tetapi juga pesan yang jelas bagi pemerintah daerah: masyarakat sudah muak dengan janji-janji kosong. Fadli menambahkan, “Kami berharap aksi ini menjadi tamparan keras bagi para pemangku kebijakan. Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban kebohongan.”
Inisiatif PP Cukuh Balak ini adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Tanggamus masih hidup. Ironisnya, kondisi serupa juga terjadi pada jalan penghubung Tanjung Jati dan Tanjung Raja yang lumpuh total ketika banjir. Jembatan yang dibangun pada tahun 2023 terbengkalai tanpa kejelasan kapan akan dilanjutkan.
Pertanyaannya, apakah pemerintah daerah akan terus menutup mata dan telinga terhadap jeritan warganya?
Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi kepada pihak terkait belum membuahkan hasil.
( Mulkan.HS )


















