Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FokusFakta.com | Tangerang Kota — Insiden fatal yang menewaskan seorang pekerja kontraktor di fasilitas produksi cokelat wilayah Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, pada 10 Oktober 2026, masih menyisakan sejumlah pertanyaan yang perlu ditelusuri. Menanggapi pemberitaan sebelumnya, ofi dan BT Cocoa kini menyampaikan pernyataan resmi mengenai peristiwa tersebut.

Dalam surat tanggapan yang ditujukan kepada Pimpinan dan Redaksi FokusFakta.com, ofi dan BT Cocoa menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban serta menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak berwenang dan perusahaan yang mempekerjakan almarhum.

“ofi dan BT Cocoa sangat berduka atas meninggalnya seorang kontraktor menyusul insiden yang terjadi di fasilitas kami pada 10 Oktober 2026. Perhatian dan doa kami menyertai keluarga serta orang-orang terkasih almarhum dalam masa yang sulit ini,” demikian pernyataan tertulis perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan juga menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak terkait dilakukan untuk memahami keadaan yang melatarbelakangi insiden tersebut.

“Kami terus bekerja sama secara erat dengan pihak berwenang terkait, serta perusahaan yang mempekerjakan almarhum untuk memahami keadaan yang melatarbelakangi insiden tersebut,” lanjut pernyataan itu.

ofi dan BT Cocoa menyatakan akan menyampaikan informasi lebih lanjut sesuai perkembangan yang ada, dengan tetap menghormati privasi keluarga korban.

Pernyataan perusahaan tersebut menjadi perkembangan baru dalam penelusuran FokusFakta.com atas insiden yang merenggut nyawa pekerja kontraktor di fasilitas produksi cokelat tersebut.

Dalam pemberitaan sebelumnya, redaksi mengungkapkan bahwa korban berinisial M sempat dibawa ke RS An Nisa, Kota Tangerang, sekitar pukul 07.15 WIB sebelum dinyatakan meninggal dunia, berdasarkan informasi yang diterima dari bagian pelayanan rumah sakit.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 12.45 WIB, Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota, Iptu Tri Sartoto, S.H., saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyatakan belum menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

“Belum ada informasi, nanti saya tanyakan dulu ke anggota, Bang,” ujarnya ketika itu.

Keterangan tersebut menggambarkan situasi pada saat komunikasi berlangsung. Adapun perkembangan penanganan perkara, status pelaporan, serta langkah pemeriksaan oleh aparat kepolisian masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

Hingga tanggapan perusahaan diterima, sejumlah aspek penting belum dijelaskan secara terperinci dalam surat tersebut, termasuk kronologi lengkap kejadian, aktivitas korban sebelum insiden, faktor penyebab, dan hasil pemeriksaan keselamatan serta kesehatan kerja (K3).

Informasi tersebut penting untuk membantu publik memahami peristiwa secara utuh sekaligus memastikan apakah prosedur keselamatan yang relevan telah diterapkan sesuai ketentuan.

Redaksi juga memandang perlu adanya kejelasan mengenai pembagian tanggung jawab antara pengelola fasilitas dan perusahaan yang mempekerjakan korban, dengan tetap mengacu pada fakta, dokumen, serta hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Belum tersedianya informasi terperinci tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya kelalaian atau pelanggaran hukum. Penilaian tersebut harus menunggu hasil pemeriksaan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

FokusFakta.com mendorong agar penelusuran insiden dilakukan secara menyeluruh dan objektif. Konfirmasi lanjutan diperlukan dari kepolisian dan instansi ketenagakerjaan terkait status penanganan kejadian, pemeriksaan di lokasi, serta evaluasi aspek keselamatan kerja sesuai kewenangan masing-masing.

Selain itu, pemenuhan hak-hak keluarga almarhum juga perlu menjadi perhatian, termasuk hak yang berkaitan dengan jaminan sosial ketenagakerjaan apabila memenuhi persyaratan yang berlaku.

Redaksi akan terus menelusuri perkembangan kasus ini dengan mengedepankan verifikasi informasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah.

Klarifikasi ofi dan BT Cocoa telah dimuat sebagai bagian dari upaya memberikan ruang kepada pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan. FokusFakta.com tetap membuka kesempatan bagi perusahaan, perusahaan yang mempekerjakan korban, kepolisian, dan instansi ketenagakerjaan untuk memberikan keterangan tambahan. (DEDI)

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas
Menyambut HUT ke 394 : Pemerintah Kabupaten Tangerang Laksanakan Khitanan Massal

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru