FokusFakta.com | Bandar Lampung, 22 Agustus 2026 Menyikapi peristiwa perusakan dan pembakaran sejumlah aset perusahaan PT Bumi Sentosa Abadi (BSA) di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah pada Rabu (12/8/26), saya selaku Ketua Umum Gerakan Pemuda Berkarya dengan tegas meminta Kapolda Lampung untuk bertindak cepat dan mengusut tuntas.
Kami mendapat informasi bahwa insiden ini bermula dari aksi ratusan massa dari beberapa kampung di Anak Tuha terkait persoalan lahan, yang kemudian memanas hingga terjadi pembakaran. Akibatnya sekitar delapan bangunan termasuk kantor operasional, gudang dan mess karyawan ludes terbakar. Perusahaan ini diketahui merupakan anak usaha Sungai Budi Group.
Peristiwa ini tidak bisa dianggap sepele. Ini adalah tindakan anarkis dan melawan hukum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, Gerakan Pemuda Berkarya menyatakan sikap:
1. Mendukung penuh langkah pengamanan yang telah dilakukan Polres Lampung Tengah bersama jajaran Polda Lampung pasca kejadian.
2. Meminta Kapolda Lampung untuk mengusut tuntas tidak hanya pelaku lapangan, tetapi juga aktor intelektual dan provokator yang diduga sengaja menunggangi konflik agraria antara masyarakat dan PT BSA untuk kepentingan tertentu.
3. Meminta penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan. Jangan hanya masyarakat kecil yang diproses. Jika ada oknum-oknum baik dari pihak manapun yang terbukti terlibat memprovokasi pembakaran, harus ditindak tanpa pandang bulu.
4. Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menahan diri seperti imbauan Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon. Konflik agraria harus diselesaikan di meja perundingan dan jalur hukum, bukan dengan pembakaran.
Kami memberi kepercayaan penuh kepada Polda Lampung untuk menjaga kondusifitas dan memastikan investasi di Lampung tetap aman. Lampung Tengah harus segera kondusif.
Kabiro lmpg Timur : Sahrul Efendi






