Disaat Pemerintah Masih Gencar Terapkan Kerja Secara WFH, Namun SMP N 5 Malah Adakan Jalan – Jalan Ke Bandung

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FokusFakta.com | Kabupaten Tangerang –  Di tengah kebijakan pemerintah yang masih mendorong sistem kerja fleksibel atau Work From Home (WFH), Diduga kegiatan Ekstrakurikuler SMP Negeri 5 Curug ke Bandung, Jawa Barat, justru menuai sorotan publik pada Selasa dini hari (21/4/2026) pukul 04.00 Wib. Kegiatan tersebut diduga membebani orang tua siswa dan disebut bersifat wajib.

 

Informasi dilokasi, biaya kegiatan mencapai Rp1,5 juta per siswa. Sejumlah wali murid mengaku keberatan karena tidak ada pilihan untuk tidak ikut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Biayanya Rp1,5 juta dan harus ikut. Padahal belum lama juga ada study tour ke Jogja sampai Rp2 juta,” ujar salah satu orang tua yang enggan disebutkan namanya.

 

Sementara itu, salah satu siswa menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari ekstrakurikuler sekaligus perpisahan sekolah.

 

“Untuk ke Bandung sekitar Rp1 juta, dan Rp500 ribu untuk perpisahan,” ujarnya.

 

Kegiatan ini disebut mengunjungi tiga lokasi di wilayah Bandung.

 

Sejumlah pihak menilai, jika kegiatan tersebut benar diwajibkan, maka berpotensi tidak sesuai dengan prinsip kegiatan pendidikan yang seharusnya tidak memberatkan siswa maupun orang tua.

 

Selain itu, muncul pertanyaan terkait transparansi penggunaan anggaran serta urgensi kegiatan yang dilakukan dalam waktu berdekatan setelah study tour sebelumnya.

 

Dugaan lain juga mengarah pada kemungkinan adanya kewajiban terselubung, jika siswa tidak diberikan opsi untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut.

 

Hingga kini, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya konfirmasi kepada Humas SMPN 5 Curug melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMPN 5 Curug dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang juga belum memberikan keterangan terkait kegiatan tersebut.

(Red)

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru