Piil Pesenggiri, Harga Diri dan Kehormatan yang Mengakar dalam Budaya Lampung

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FokusFakta.com | Lampung — Bagi masyarakat Lampung, Piil Pesenggiri bukan sekadar filosofi, tetapi nilai luhur yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ini berkaitan erat dengan harga diri, kehormatan, martabat, serta upaya menjaga nama baik keluarga dan masyarakat, Jumat 21/08/2026.

Piil Pesenggiri memiliki beberapa prinsip utama, yaitu Pesenggiri atau menjaga kehormatan diri, Nemui Nyimah yang mengajarkan keramahan dan penghormatan terhadap tamu, Nengah Nyappur yang menekankan kehidupan bermasyarakat, Sakai Sambayan berupa semangat gotong royong, serta Juluk Adek yang berkaitan dengan tanggung jawab menjaga nama baik sesuai gelar dan kedudukan seseorang.

Bagi masyarakat Lampung, menjaga piil merupakan bagian penting dari kehidupan sosial. Kehormatan seseorang tidak hanya menyangkut dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama keluarga dan lingkungan adat. Karena itu, sikap dan perilaku seseorang menjadi bagian dari ukuran martabat dalam masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai tersebut tergambar dalam sebuah kisah yang berkembang di masyarakat mengenai Raden Intan, salah satu tokoh perjuangan Lampung. Dalam kisah tersebut, Raden Intan pernah bertanya kepada ibunya mengenai rasa malu.

Raden Intan: “apa obat malu, Ibu?”
Ibunya: “Mati, anakku.”

Percakapan singkat tersebut menggambarkan betapa tingginya nilai kehormatan dalam pandangan budaya Lampung. Meski kisah tersebut merupakan tuturan yang berkembang di masyarakat dan perlu ditempatkan secara hati-hati dalam konteks sejarah, pesan moralnya menunjukkan bahwa harga diri dan kehormatan dipandang sebagai sesuatu yang sangat berharga.

Piil Pesenggiri juga mengajarkan masyarakat untuk tetap terbuka, menghormati orang lain, membangun hubungan sosial, serta saling membantu. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari karakter masyarakat Lampung yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kehormatan.

Di tengah perkembangan zaman, tantangannya adalah bagaimana nilai-nilai tersebut tetap dipahami dan diterapkan oleh generasi muda. Pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui simbol dan seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Pada akhirnya, Piil Pesenggiri merupakan salah satu identitas penting masyarakat Lampung. Nilai tentang kehormatan, keramahan, kebersamaan, gotong royong, dan tanggung jawab menjadi warisan budaya yang perlu dijaga agar tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.

D2

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru