Diduga Jadi Korban Pemerasan, Pengancaman, dan Penganiayaan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik, Tim Media Resmi Lapor ke Polisi

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FokusFakta.com | Kabupaten Tangerang – Kebebasan pers kembali mendapat sorotan. Seorang wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk melakukan konfirmasi terkait dugaan peredaran obat keras golongan G di wilayah Taman Naga, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, mengaku menjadi korban dugaan pemerasan, pengancaman, dan penganiayaan.

 

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB itu kini telah resmi dilaporkan ke SPKT Polsek Teluknaga, Polres Metro Tangerang Kota. Laporan tersebut diterima pada Minggu (19/7/2026) pukul 01.30 WIB, sebagaimana tertuang dalam Tanda Bukti Lapor (TBL).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan tersebut, korban mengaku mengalami luka di bagian pelipis bawah mata sebelah kiri yang diduga akibat tindakan penganiayaan. Selain itu, korban juga melaporkan adanya dugaan pemerasan dan pengancaman yang dialaminya saat berada di lokasi.

 

Kasus ini menimbulkan keprihatinan karena dugaan kekerasan tersebut disebut terjadi ketika wartawan sedang menjalankan fungsi kontrol sosial melalui kegiatan konfirmasi. Apabila terbukti, tindakan intimidasi maupun kekerasan terhadap insan pers merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers dan penegakan hukum.

 

Saat ini, perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Korban berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini, mengungkap seluruh pihak yang terlibat, serta menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Tidak boleh ada seorang pun yang merasa kebal hukum. Siapa pun yang terbukti melakukan pemerasan, pengancaman, maupun penganiayaan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Kebebasan pers yang dijamin undang-undang tidak boleh dibungkam dengan intimidasi ataupun kekerasan.

 

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru