Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Fokus Fakta Sampaikan Ucapan Selamat

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Pimpinan Redaksi FOKUS FAKTA.COM, Hendrikus Jalahu dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (kamis 01/10/2026)

Foto:Pimpinan Redaksi FOKUS FAKTA.COM, Hendrikus Jalahu dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto (kamis 01/10/2026)

FOKUSFAKTA.COM | TANGERANG —

Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Fokus Fakta Sampaikan Ucapan Selamat

FOKUSFAKTA.COM | TANGERANG —  Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum tersebut menjadi babak baru dalam kepemimpinan institusi Polri sekaligus membawa harapan terhadap penguatan profesionalisme, pelayanan publik, penegakan hukum, serta hubungan yang semakin baik antara kepolisian dan masyarakat.

Atas pelantikan tersebut, FOKUS FAKTA.COM menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas kepercayaan dan amanah yang diberikan negara untuk memimpin institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pimpinan Redaksi FOKUS FAKTA.COM, Hendrikus Jalahu, mengatakan bahwa jabatan Kapolri merupakan amanah besar yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap kepentingan masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman, pelayanan kepolisian, serta memastikan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Atas nama seluruh keluarga besar FOKUS FAKTA.COM, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas amanah sebagai Kapolri. Semoga kepercayaan yang diberikan negara ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, ketegasan, serta tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Hendrikus.

Menurut Hendrikus, pergantian pucuk pimpinan Polri hendaknya menjadi momentum untuk semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Masyarakat membutuhkan Polri yang hadir secara profesional, responsif dan humanis. Penegakan hukum harus berjalan berdasarkan aturan dan prinsip kesetaraan, sehingga setiap warga negara mendapatkan perlakuan yang adil tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi maupun kedudukan,” katanya.

Ia juga berharap kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto dapat semakin membuka ruang komunikasi antara Polri, masyarakat dan insan pers.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Pers memiliki fungsi kontrol sosial, sementara Polri memiliki tugas menjaga keamanan, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat. Perbedaan fungsi tersebut bukan menjadi penghalang untuk membangun komunikasi yang sehat. Justru keterbukaan dan dialog yang konstruktif diperlukan agar kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian bersama,” tutur Hendrikus.

Hendrikus menegaskan bahwa FOKUS FAKTA.COM akan tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara independen, berimbang dan berdasarkan fakta.

“Kami akan tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja positif aparat kepolisian. Namun, apabila terdapat persoalan yang menyangkut kepentingan publik, fungsi kontrol sosial tetap akan kami jalankan berdasarkan fakta, data, konfirmasi dan kaidah jurnalistik. Kritik yang disampaikan secara profesional merupakan bagian dari dinamika demokrasi dan upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik,” tegasnya.

FOKUS FAKTA.COM juga berharap kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dapat memperkuat profesionalisme jajaran Polri dari tingkat pusat hingga daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara transparan, proporsional dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Bagi masyarakat, kehadiran Polri yang profesional dan dapat dipercaya merupakan bagian penting dalam menciptakan rasa aman serta kepastian hukum.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan dan keteguhan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam menjalankan amanah sebagai Kapolri. Semoga setiap langkah pengabdian membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Hendrikus.

Atas nama seluruh keluarga besar FOKUS FAKTA.COM, kami menyampaikan:

Selamat dan sukses kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas pelantikan sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Selamat bertugas.
Selamat mengabdi untuk negeri.

Salam Presisi.

(D2)

resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Momentum tersebut menjadi babak baru dalam kepemimpinan institusi Polri sekaligus membawa harapan terhadap penguatan profesionalisme, pelayanan publik, penegakan hukum, serta hubungan yang semakin baik antara kepolisian dan masyarakat.

Atas pelantikan tersebut, FOKUS FAKTA.COM menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas kepercayaan dan amanah yang diberikan negara untuk memimpin institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pimpinan Redaksi FOKUS FAKTA.COM, Hendrikus Jalahu, mengatakan bahwa jabatan Kapolri merupakan amanah besar yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap kepentingan masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman, pelayanan kepolisian, serta memastikan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Atas nama seluruh keluarga besar FOKUS FAKTA.COM, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas amanah sebagai Kapolri. Semoga kepercayaan yang diberikan negara ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, ketegasan, serta tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Hendrikus.

Menurut Hendrikus, pergantian pucuk pimpinan Polri hendaknya menjadi momentum untuk semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Masyarakat membutuhkan Polri yang hadir secara profesional, responsif dan humanis. Penegakan hukum harus berjalan berdasarkan aturan dan prinsip kesetaraan, sehingga setiap warga negara mendapatkan perlakuan yang adil tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi maupun kedudukan,” katanya.

Ia juga berharap kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto dapat semakin membuka ruang komunikasi antara Polri, masyarakat dan insan pers.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Pers memiliki fungsi kontrol sosial, sementara Polri memiliki tugas menjaga keamanan, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat. Perbedaan fungsi tersebut bukan menjadi penghalang untuk membangun komunikasi yang sehat. Justru keterbukaan dan dialog yang konstruktif diperlukan agar kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian bersama,” tutur Hendrikus.

Hendrikus menegaskan bahwa FOKUS FAKTA.COM akan tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara independen, berimbang dan berdasarkan fakta.

“Kami akan tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja positif aparat kepolisian. Namun, apabila terdapat persoalan yang menyangkut kepentingan publik, fungsi kontrol sosial tetap akan kami jalankan berdasarkan fakta, data, konfirmasi dan kaidah jurnalistik. Kritik yang disampaikan secara profesional merupakan bagian dari dinamika demokrasi dan upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik,” tegasnya.

FOKUS FAKTA.COM juga berharap kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dapat memperkuat profesionalisme jajaran Polri dari tingkat pusat hingga daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara transparan, proporsional dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Bagi masyarakat, kehadiran Polri yang profesional dan dapat dipercaya merupakan bagian penting dalam menciptakan rasa aman serta kepastian hukum.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan dan keteguhan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam menjalankan amanah sebagai Kapolri. Semoga setiap langkah pengabdian membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Hendrikus.

Atas nama seluruh keluarga besar FOKUS FAKTA.COM, kami menyampaikan:

Selamat dan sukses kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas pelantikan sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Selamat bertugas.
Selamat mengabdi untuk negeri.

Salam Presisi.

(D2)

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru