Klarifikasi Camat Rajeg Terkait Anggaran Makan Minum

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FokusFakta.com|Kabupaten Tangerang- Beberapa hari ini marak pemberitaan soal anggaran “Makan Minum” di Kecamatan Rajeg yang nilainya fantastis Rp1,49 Miliar bersumber dari APBD. Pemberitaan tersebut tidak hanya disampaikan melalui media online bahkan juga tersebar di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Camat Rajeg Oman Apriaman, SKM., S.I.P.,M.Si. melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada wartawan dan aktivis pada Kamis (25/6/2026) pagi di Hall Kantor Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Oman Apriaman menyayangkan bahwa ada tiktok (media sosial) yang meng’capture’ foto dirinya dengan judul yang seolah dirinya bersalah terkait anggaran makan minum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyayangkan ada media sosial yang memasang foto saya seolah saya ‘memakan’ anggaran mamin. Mestinya mereka komunikasi dulu terkait hal itu. Saya terbuka jika ada yang ingin bertanya tentang itu,” ungkap Oman Apriaman.

Angka tersebut tentunya terdengar besar jika dilihat lihat secara sekilas. Masih ada Kecamatan lain yang angkanya lebih besar dengan jumlah Desa/Kelurahan yang lebih sedikit. Namun, penilaian anggaran sebesar itu tidak boleh berhenti di angka.

Oman Apriaman menjelaskan, anggaran memang terlihat lumayan 1,4 miliar tetapi kan itu ada rinciannya di setiap kegiatan, bahkan angka itu kami mencakup 12 desa dan satu kelurahan.

“Tupoksi Kecamatan Rajeg berdasar Permendagri 4/2023 menjadi koordinator 12 Desa dan 1 kelurahan, fasilitator musrenbang, pelaksana program prioritas Bupati, program lintas OPD. Setiap ada program dari Dinas Kesehatan, Dinsos, Disdik, DPMPD, DLHK, semua titik kumpulnya di Kecamatan. Berarti frekuensi rapat dan kegiatan paling tinggi se-kabupaten,” ujar Oman Apriaman.

Sementara itu, di tempat yang sama Kurtubi aktivis panturan dan tokoh Masyarakat Rajeg menambahkan, Rajeg punya 12 desa 1 kelurahan, puluhan perumahan, kawasan industri, pasar, dan rawan banjir. Koordinasi lintas sektor, banjir, stunting, kemiskinan, Binwil, pengajian, izin usaha, konflik lahan. Semua butuh rapat. Dan rapat perlu konsumsi sesuai aturan.

“Pemkab Tangerang punya Standar Biaya Masukan. Misal: Snack Rp15 ribu, Makan siang Rp35 ribu. Kecamatan tidak bisa mengatur harga sendiri. Kalau 1 kegiatan 150 orang x Rp50 ribu = Rp7,5 juta. Itu wajar, bukan mewah,” pungkas Kurtubi. (Red*)

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru