FokusFakta.com – TANGERANG – Gelaran Naker Fest 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, 7–8 Juli di Parkir Utara Mall Ciputra, justru menuai tudingan tajam. Di balik klaim ribuan peluang kerja, muncul dugaan acara ini hanya formalitas demi menghabiskan anggaran.
Jainal Abidin ketua LSM Jawara Banten, menuduh Disnaker memaksa perusahaan ikut serta meski sebenarnya tidak memiliki kebutuhan rekrutmen.
“Ini penipuan publik. Disnaker minta perusahaan cantumkan lowongan padahal kosong. Akhirnya pencari kerja datang jauh-jauh, sia-sia,” tegasnya.
Pemerintah daerah sebelumnya mempromosikan acara ini menyediakan 3.174 lowongan dari 40 perusahaan. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka acara dan menyebutnya upaya menekan angka pengangguran yang mencapai 5,9% tahun 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Disnaker Rudi Lesmana menjelaskan sistem hibrida: pertemuan langsung di lokasi, pendaftaran lewat aplikasi resmi. Namun penjelasan ini tak meredam kecurigaan.
Catatan lama pun muncul: sepanjang 2025, dari ribuan pelamar job fair serupa, hanya 10 persen yang benar-benar diterima.
Hingga kini Disnaker belum menanggapi tuduhan fiktif ini. Pendaftaran daring masih dibuka hingga 12 Juli 2026.






