Menyambut HUT ke 394 : Pemerintah Kabupaten Tangerang Laksanakan Khitanan Massal

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FokusFakta | Tangerang – Ratusan anak mengikuti khitanan massal yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa, Peserta khitanan massal berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang, Kamis (08/10/2026).

Khitanan tersebut menjadi salah satu rangkaian awal peringatan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang yang tahun ini dikemas secara sederhana dengan mengedepankan kegiatan sosial dan kepedulian kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan khitanan massal merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Kabupaten Tangerang sekaligus menjadi bentuk rasa syukur Pemerintah daerah (Pemda) atas bertambahnya usia Kabupaten Tangerang.

“Tahun ini dalam menyambut HUT dilakukan secara sederhana, mengedepankan kegiatan sosial serta meningkatkan rasa syukur,” ujar Soma usai meninjau langsung pelaksanaan khitanan massal.

Menurut Soma, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Selain membantu meringankan beban biaya, khitanan massal juga menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat yang bisa langsung dirasakan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Tigaraksa, Muhammad Faridzi Fikri, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan tenaga medis yang kompeten untuk mendukung pelaksanaan khitanan massal tersebut. Terdapat lima tim medis yang disiapkan dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan juga mendapat dukungan tenaga kesehatan dari RSUD Balaraja dan RSUD Kabupaten Tangerang.

“Jadi kami persiapkan untuk menerima 100 peserta yang disediakan dan sejauh ini sudah 70 peserta dari perwakilan 29 kecamatan,” ungkapnya.

Lanjut Faridzi, dalam pelaksanaan khitanan massal tersebut terdapat dua metode yang digunakan,yakni metode manual dan kauterisasi atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai metode sunat laser.

Menurutnya, kedua metode tersebut dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, serta kondisi masing-masing peserta.

“Kami menyiapkan dua metode, yaitu metode manual dengan standar keamanan yang tinggi dan metode kauterisasi yang sering dikenal sebagai sunat laser. Tentunya sebelum dilakukan tindakan, peserta akan melalui pemeriksaan terlebih dahulu sehingga metode yang digunakan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak,” jelasnya.

Sementara itu, orang tua peserta khitanan massal, Aris, warga Kecamatan Legok, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah sangat terbantu, tidak perlu mengeluarkan biaya besar, bahkan kami diberikan bingkisan,” kata Aris.

Menurut Aris, kegiatan khitanan massal tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang ingin melaksanakan khitanan bagi anaknya namun harus mempertimbangkan biaya.

Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Semoga Kabupaten Tangerang semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan pemerintah terus memberikan perhatian serta kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga di usia yang ke-394 ini Kabupaten Tangerang semakin baik dan semakin dekat dengan masyarakat,” harapnya. (D2)

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru