Polsek Pakuhaji Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Uang Palsu, Seorang Pria Berinisial W Diamankan

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FokusFakta.com|Kabupaten Tangerang – Tim Opsnal Polsek Pakuhaji berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran uang palsu dengan mengamankan seorang pria berinisial W di Jalan Raya Pakuhaji, tepatnya di Kampung Bulak Dato, Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Pengungkapan kasus berawal dari penyamaran yang dilakukan petugas sebagai pembeli. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan uang yang diduga palsu di dalam kantong jaket pelaku, terdiri dari 20 lembar pecahan Rp100.000 senilai Rp2.000.000 dan 20 lembar pecahan Rp50.000 senilai Rp1.000.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Tim Opsnal kemudian melakukan pengembangan ke sebuah kontrakan di Kampung Jelupang, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

 

Dari hasil penggeledahan di lokasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembuatan uang palsu, di antaranya 238 lembar uang pecahan Rp100.000, 417 lembar pecahan Rp50.000, 26 lembar pecahan Rp20.000, serta ratusan lembar uang yang telah dipotong maupun yang belum dipotong.

 

Selain itu, polisi juga menyita berbagai peralatan yang diduga digunakan dalam proses pembuatan uang palsu, seperti stempel, kuas, tinta UV, senter UV, pylox clear, thinner, lem semprot, cutter, lakban, penggaris, serta sejumlah peralatan lainnya.

 

Selanjutnya, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polsek Pakuhaji untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melengkapi proses penyidikan dan akan menyampaikan perkembangan kasus lebih lanjut secara resmi.

Berita Terkait

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM
Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur
Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?
Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri
Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?
GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik
Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan
Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37

Kosmetik Impor Ditemukan di Kamal Muara, FOKUSFAKTA.COM Soroti Legalitas dan Izin Edar BPOM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:14

Dana Desa Bambang Rp728 Juta Disorot, Warga Pertanyakan BLT dan Proyek Infrastruktur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:53

Plafon Aula Masjid Agung Al-Amjad Berlubang, Ke Mana Arah Pengelolaan Dana Perawatan?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:46

Investigasi Insiden Fatal di Fasilitas Cokelat Cibodas: ofi dan BT Cocoa Buka Suara, Sejumlah Fakta Masih Ditelusuri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Truk di Lahan Kosong Karangasem Cilegon Disorot, Legalitas dan Peruntukan BBM Di Pertayakan?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17

GO Indonesia Gelar Kuliah Politik Digital, Bahas Reformasi Demokrasi dan Partisipasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:51

Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas Tewas, Polisi Belum Terima Informasi dan Manajemen Belum Beri Keterangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58

Apriansyah Desak Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan di Serang Diusut Tuntas

Berita Terbaru