Tangerang, fokus fakta.com – Pemasangan pagar oleh PT. Empereal di Pasar Sentiong, Balaraja, Kabupaten Tangerang, yang dimulai pada Minggu (09/11/2025) pukul 18.30 WIB, terpaksa dihentikan sementara setelah memicu ketegangan antara pedagang kaki lima (PKL) dan pihak perusahaan.
Diduga penyebab keributan di Pasar Sentiong antara PKL dan pekerja PT. Empereal terkait pemasangan pagar yang melebihi batas bahu jalan. Para pedagang merasa keberatan karena mengklaim tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan tertulis sebelumnya.
Tim media segera menghubungi PT. Empereal untuk meminta klarifikasi. Subandi, bagian keamanan PT. Empereal, menyatakan bahwa sosialisasi telah dilakukan pada pagi hari sebelum pemasangan pagar. Tujuan pemasangan pagar adalah untuk perbaikan trotoar, penataan taman, dan penertiban PKL.
“Kami sudah melakukan sosialisasi pagi tadi bahwa akan ada pemasangan pagar untuk perbaikan trotoar, pemasangan taman, agar terlihat indah dan tidak ada PKL,” ujar Subandi.
Subandi menambahkan bahwa setelah pemasangan pagar, aktivitas jual beli PKL menjadi tanggung jawab mereka. Ia juga menuding ada provokasi dari pihak tertentu yang menyebabkan keributan.
Menyikapi situasi yang memanas, Subandi menyatakan bahwa pekerjaan pemasangan pagar dihentikan sementara untuk menghindari kerusuhan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol-PP agar pemagaran dapat berjalan kondusif.
“Pekerjaan malam ini sementara dihentikan dulu untuk menghindari kerusuhan. Kami akan koordinasi dulu kepada pihak Satpol-PP agar pemagaran ini kondusif,” kata Subandi.
“Kita selaku pekerja bukan mau mengusir PKL, itu urusan mereka. Kita pun punya hak karena ini halaman PT. Imperial. Kami sudah melayangkan surat tembusan ke desa maupun Satpol-PP. Sosialisasi kepada pedagang kaki lima kami lakukan secara lisan, tanpa surat,” jelasnya.
Namun, Uki, seorang pedagang kaki lima, membantah pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada sosialisasi dari PT. Imperial kepada pedagang terkait pemasangan pagar.
“Pemasangan pagar ini tidak ada sosialisasi oleh PT. Empereal ke pedagang,” tegas Uki.
Situasi di Pasar Sentiong saat ini masih belum kondusif. Diharapkan ada mediasi antara PT. Empereal dan pedagang kaki lima dengan melibatkan pihak terkait seperti Satpol-PP dan pemerintah desa untuk mencapai solusi yang adil dan menghindari konflik berkelanjutan.
(Apri)


















