banner 728x250

PT Porte Diduga Abaikan Keselamatan Pekerja Saat Pemasangan Kabel WiFi di Sukamulya

  • Bagikan
banner 450x1400

Tangerang, Fokus Fakta.com – Kegiatan pemasangan kabel jaringan internet oleh PT Porte di wilayah Kecamatan Sukamulya, Desa Parahu, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam dari warga. Pasalnya, pekerjaan tersebut diduga kuat dilakukan tanpa mengindahkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama mengingat kondisi cuaca saat itu yang tengah diguyur hujan deras dan lingkungan sekitar yang tergenang air.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (12/11/2025), seorang pekerja terlihat menaiki tiang listrik menggunakan tangga alumunium saat hujan masih turun dengan intensitas ringan. Ironisnya, pekerja tersebut tampak tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai, seperti helm keselamatan, sepatu safety, maupun sabuk pengaman. Jalan di sekitar lokasi pun tampak berlumpur dan licin, menambah potensi bahaya bagi pekerja.

Example 300x600

Selain itu, gulungan kabel fiber optik dibiarkan tergeletak begitu saja di tanah yang becek. Kondisi ini dikhawatirkan dapat merusak lapisan pelindung kabel dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja, terutama karena lingkungan yang basah berpotensi menghantarkan arus listrik.

Menurut informasi yang dihimpun, kegiatan lapangan ini merupakan bagian dari proyek pemasangan jaringan internet yang dikoordinir oleh Asep, selaku Staf Desa. Ketika dikonfirmasi, Kosim, mandor lapangan PT Porte, menyatakan tidak memiliki informasi detail terkait proyek ini dan mengarahkan awak media untuk menghubungi Asep.

“Saya tidak tahu apa-apa. Lebih jelasnya, tanyakan saja ke Pak Asep. Saya hanya pekerja di lapangan,” ujarnya singkat.

Upaya tim media untuk menghubungi Asep di sekitar lokasi proyek pun menemui kendala. Asep terkesan menghindar dan enggan memberikan keterangan, seolah alergi terhadap kehadiran wartawan.

Sejumlah warga yang melintas di lokasi kejadian juga menyayangkan pelaksanaan pekerjaan yang terkesan mengabaikan keselamatan pekerja.

“Seharusnya kalau sudah hujan dan tanah licin, pekerjaan seperti itu dihentikan dulu. Sangat berbahaya kalau sampai terpeleset atau tersetrum listrik,” ujar salah seorang warga dengan nada khawatir.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Porte belum memberikan keterangan resmi terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut. Masyarakat berharap agar perusahaan penyedia layanan internet itu dapat lebih memperhatikan aspek keselamatan pekerja dan kondisi cuaca sebelum melakukan kegiatan di lapangan, sehingga tidak menimbulkan risiko yang membahayakan bagi pekerja maupun warga sekitar.

(Red/Ap)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *